foto1
Travel Umrah Depok | PT. Nawazain Wisata
foto1
Travel Umrah Depok | PT. Nawazain Wisata
foto1
Travel Umrah Depok | PT. Nawazain Wisata
foto1
Travel Umrah Depok | PT. Nawazain Wisata
foto1
Travel Umrah Depok | PT. Nawazain Wisata

081310436217
nawazainwisata@gmail.com
Pendaftaran Umrah



PAKET UMRAH MURAH 2019

umroh-murah-20-juta-travel-depok-nawazain-bersyukur-2019

Perjalanan Ibadah Umrah dengan biaya lebih hemat
tanpa mengurangi kesempurnaan ibadah bersama
Travel Umrah yang sudah berpengalaman

> RENCANA PERJALANAN CEK DISINI ! <

UMRAH PLUS AQSHO 2019

paket-umroh-plus-aqsho-travel-umroh-depokMenunaikan ibadah umrah dan mengunjungi tempat-tempat bersejarah jejak para nabi dengan mengikuti Paket Umrah Plus Aqsho (Amman-Aqsho-Petra)
> RENCANA PERJALANAN CEK DISINI ! <

UMRAH PLUS TURKI 2019

paket-umroh-plus-turki-istanbul-cappodocia-travel-umroh-depokMenunaikan ibadah umrah dan mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Turki dengan mengikuti Paket Umrah Plus Turki (Istanbul-Cappadocia) 12 Hari
> RENCANA PERJALANAN CEK DISINI ! <

Sertifikat BPW

SERTIFIKAT BPW NAWAZAIN WISATA

Konsultasi & Pendaftaran Umrah

 

AGUS
0813 1043 6217 
0812 8878 7980

Customer Service


Jam Buka Kantor :

Senin s/d Jum'at

08:30 - 17:30 WIB

Sabtu 
08.30 - 15.00 WIB
Minggu
09.00 - 14.00 WIB

Telepon:
(021) 7888 2430
(021) 2200 7749

HOTLINES 24 JAM

0812 8878 7980
0813 1043 6217


 Informasi &
Pendaftaran:

 informasi dan pendaftaran umroh
NITA

-------------------------

Keuangan:

 keuangan-umroh
DINA

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wacana penghapusan penyelenggaraan ibadah haji khusus (PIHK) belakangan ini mencuat.

Terkait dengan itu, Wakil Ketua Umum Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri), Artha Hanif, menilai wacana tersebut mengandung cara berpikir yang salah.

Sebab, menurut Artha, tidak ada hubungannya antara menghapus PIHK dengan memperpendek antrian calon jamaah haji reguler dari Indonesia.

Selengkapnya: Berita Kesthuri: Wacana Haji Khusus Dihapus, Cara Berpikir Salah (1)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Abdul Djamil meminta masyarakat berhati-hati terhadap penawaran umroh sangat murah, terlebih untuk saat ini terdapat agen perjalanan yang menawarkan paket lengkap senilai Rp15 juta.

"Kami menengarai ada umrah supermurah. Dirjen PHU ini tidak mau hanya jadi penonton atas fenomena itu tetapi menindaklanjutinya dengan pendekatan penegakkan hukum," kata Abdul di kantornya, Jakarta, Senin Kemarin.

Selengkapnya: Kemenag: Hati-Hati Tawaran Umrah Murah

Jakarta (Sinhat)--Animo umat muslim Indonesia menunaikan ibadah umrah semakin meningkat, dalam bulan Januari 2015 tercatat 135 ribu jamaah umrah. Masyarakat diimbau berhati-hati agar tidak tertipu oleh biro perjalanan umrah yang tidak memiliki izin resmi dari Kementerian Agama.

Demikian disampaikan Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Abdul Djamil kepada pers di Jakarta, Senin (9/2). “Kita menenggarai ada penyelenggara umrah memasang iklan biaya umrah super murah, kalau ada penipuan kita kerjasama dengan Bareskrim Polri,” tegas Djamil.

Djamil mengatakan, dalam penyelenggaraan umrah Kemenag tidak melaksanakan secara langsung, namun pihaknya melakukan pengawasan, berupaya dalam rangka perlindungan dan kelancaran jamaah umrah. “Kita tidak ingin terulang lagi insiden jamaah umrah terlantar di Bangkok, Thailand, pemulangan jamaah bermasalah di Arab Saudi,” ujarnya.

Djamil memaparkan, pasca penelantaran jamaah umrah 659 orang pada Januari lalu, Kemenag melakukan investigasi untuk memberikan efek jera dengan memberikan sanksi pada penyelenggara yang berizin dan melanggar peraturan perundangan-undangan serta menyampaikan pengaduan kepada Bareskrim Polri untuk diproses secara hukum bagi penyelenggara umrah yang tidak berizin dari Kemenag.

Menurut Djamil, ada tujuh perusahaan travel yang terkena sanksi berupa teguran terlulis dan enam perusahaan yang dilaporkan ke Bareskrim Polri karena tidak mempunyai izin penyelenggaraan umrah dari Kemenag. Untuk mengetahui informasi mengenai travel umrah berizin, masyarakat dapat mengakses di laman http://haji.kemenag.go.id/v2/basisdata/daftar-ppiu

Perusahaan yang terkena sanksi adalah; PT Mulia Wisata Abadi, PT Senabil Madinah Barakah, PT Al Aqsa Jisra Dakwah, PT Mediterania Travel, PT Muaz Barakat Safar, PT Pandi Kencana Murni, dan PT Mustaqbal Lima Wisata.

Adapun perusahan yang dilaporkan ke Bareskrim Polri yaitu; PT Baitussalam Papua Tour & Travel, PT Al Fatih, PT Uslub, PT NUr Medinah Intermedia, PT, E-Consultan, dan PT Baburrahman. (ks/ar)

Sumber :
http://haji.kemenag.go.id/v2/content/masyarakat-agar-waspadai-penyelenggara-umrah-tanpa-izin



Copyright © 2019 Copyright Travel Umroh Murah Depok | PT. Nawazain Wisata Rights Reserved.